Minggu, 29 Mei 2022

A. E-learning

Soal

1. Apa yang dimaksud dengan E-Learning?

2. Menurut anda, apa kelebihan dan kekurangan             dari E-Learning?

3. Ketikkan 2 persepsi dasar dalam E-Learning!

4. Jelaskan 3 model sisi penerapan elearning                    disekolah!

5. Apa yang dimaksud dengan:

    a. LMS (learning management system

    b. LCMS (learning content management system)

Jawaban

1. E-Learning merupakan Sistem pembelajaran elektronik atau e-pembelajaran (Inggris: Electronic learning disingkat E-learning) dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan berupa website yang dapat diakses di mana saja.

2.  •Kelebihan penerapan e-learning:

1. Dapat diakses dengan mudah

Cukup menggunakan smartphone atau perangkat teknologi lain seperti laptop yang terhubung dengan internet Anda sudah bisa mengakses materi yang ingin dipelajari. Dengan menerapkan e-learning Anda dapat melakukan kegiatan pembelajaran di mana saja, kapan saja.


2. Biaya lebih terjangkau

Tentunya, kita semua ingin menambah ilmu pengetahuan tanpa kendala keuangan. Dengan bermodalkan paket data internet, Anda dapat mengakses berbagai materi pembelajaran tanpa khawatir ketinggalan pelajaran apabila tidak hadir. Disarankan Anda mendaftar member dalam e-learning karena biaya member lebih murah dibandingkan mengikuti les atau kursus di lembaga pembelajaran.


3. Waktu belajar fleksibel

Biasanya kebanyakan orang yang ingin belajar lagi tidak memiliki waktu yang cukup. Salah satu alasannya mungkin karena waktu Anda sudah digunakan untuk bekerja. Pembelajaran berbasis digital atau e-learning ini adalah solusinya. Waktu untuk belajar bisa dilakukan kapan saja tanpa terikat dengan jam belajar.


Kekurangan penerapan e-learning:

1. Keterbatasan akses internet

Salah satu kekurangan metode pembelajaran e-learning adalah terbatasnya akses internet. Jika Anda berada di daerah yang tidak mendapatkan jangkauan internet stabil, maka akan sulit bagi Anda untuk mengakses layanan e-learning. Hal ini tentunya masih banyak terjadi di Indonesia mengingat beberapa daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) masih belum terjangkau akses internet. Selain itu, harga pemakaian data internet juga masih dirasa cukup mahal untuk beberapa kalangan masyarakat Indonesia. Hal ini menyebabkan kemampuan untuk memanfaatkan e-learning masih dianggap sebagai suatu keistimewaan.


2. Berkurangnya interaksi dengan pengajar

Beberapa metode pembelajaran e-learning bersifat satu arah. Hal tersebut menyebabkan interaksi pengajar dan siswa menjadi berkurang sehingga akan sulit bagi Anda untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai materi yang sukar dipahami.


3. Pemahaman terhadap materi

Materi yang diajarkan dalam e-learning direspon berdasarkan tingkat pemahaman yang berbeda-beda, tergantung kepada kemampuan si pengguna. Beberapa orang mungkin dapat menangkap materi dengan lebih cepat hanya dengan membaca, namun ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama sampai benar-benar paham. Bahkan ada juga yang membutuhkan penjelasan dari orang lain agar dapat memahami materi yang dipelajari.


4. Minimnya Pengawasan dalam Belajar

Kurangnya pengawasan dalam melakukan pembelajaran secara daring membuat pengguna e-learning kadang kehilangan fokus. Dengan adanya kemudahan akses, beberapa pengguna cenderung menunda-nunda waktu belajar. Perlu kesadaran diri sendiri agar proses belajar dengan metode daring menjadi terarah dan mencapai tujuan.


3. 1. Electrinoc Based E-Learning

        Electronic based e-learning merupakan semua pembelajaran yang menggunakan media teknologi informasi baik secara online maupun offline.

    2. Internet Based

        Internet Based merupakan proses pembelajaran yang secara khusus dilakukan dengan memanfaatkan teknologi jaringan internet sebagai media utama yang harus disediakan.

 

4. 1. Pelengkap atau Adjuct

        E-Learning diterapkan sebagai pelengkap pembelajaran konvensional. Contohnya guru menyampaikan mata pelajaran secara langsung dengan tatap muka.

    2. Kombinasi atau Blended (Mixed)

        Konsep penerapan e-learning dalma pembelajaran merupakan keharusan, yang pelaksanaannya dikombinasikan dengan model pembelajaran secara tatap muka. Frekuensi penerapannya lebih banyak dapat dibandingkan model adjunct sehingga bisa dikategorikan sebagai pelengkap (pengayaan) dan pengganti pelajaran.

   3. Daring penuh atau Fully Online

       Pada model ini, e-learning dilakukan secara penuh. Artinya, guru tidak bertatapan muka secara langsung dengan siswa. Materi-materi pembelajaran akan diunggah ke server oleh guru, kemudian siswa akan mengakses, mengunduh, dan mempelajarinya. Biasanya guru akan memberikan rangkaian tugas secara berurutan dengan penjadwalan dan batas waktu pengerjaan.


5. a. Learning Management System (LMS) secara umum merupakan sebuah perangkat lunak yang khusus dirancang guna untuk melakukan distribusi, membuat, dan melakukan pengaturan terhadap konten pembelajaran.

    b. Learning Content Management System (LCMS) merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mengelola materi pembelajaran secara personal dalam e-learning. Sistem ini memberikan manfaat bagi siswa karena materi belajar diberikan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan siswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

A. E-learning

Soal 1. Apa yang dimaksud dengan E-Learning? 2. Menurut anda, apa kelebihan dan kekurangan             dari E-Learning? 3. Ketikkan 2 persep...